Review ke 2 Cara Perkembangbiakkan Hewan



 Identitas Buku  Ke 2

2.      Judul Buku                  : Cara Perkembangbiakan Hewan

Penulis Naskah            : Abdullah Cahyono Hadi

Pengkaji Materi           : Eka Putri Azrai

Pengkaji Media           : Dwi Herianti

Pemogram                   : Dwi Heranti

Disain Grafis               : Dewi Harianti

Qualiti Kontrol            : Nasehadin

Hak Cipta © 2016 Pustekom Kemdikbud


Kompetensi Dasar       : 3.1 Memahami Cara Perkembangbiakan Hewan dan Tumbuhan    

Indikator                     :  1. Menjelaskan cara perkembangbiakan hewan

           

                       

Pendahuluan

Buku Cara Perkembangbiakan Hewan ini ditulis oleh penulis yang sudah berpengalaman,

Di bagian pendahuluan buku ini tercantum Kompetensi Dasar dari materi ini yakni 3.1 Memahami Cara Perkembangbiakan Hewan dan Tumbuhan dengan Indikatornya Menjelaskan cara perkembangbiakan hewan.

Di bagian ini pula dijelaskan tim produksi seperti yang telah tercantum seperti di atas, Penulis Naskah yaitu Abdullah Cahyono Hadi, Pengkaji Materi oleh Eka Putri Azrai, Pengkaji Media oleh Dwi Herianti, Pemogram oleh Dwi Heranti, Disain Grafis oleh Dewi Harianti, serta Qualiti Kontrol oleh Nasehadin.




Sinopsis

Buku ini menceritakan tentang jenis-jenis perkembangbiakan hewan. Perkembangbiakan yang terjadi pada hewan ada tiga jenis yaitu: (1) Bertelur (ovipar), yang dimaksud dengan perkembangbiakan hewan dengan cara bertelur disebut ovipar. Ovipar berasal dari kata ovum (telur). Sel telur dari hewan betina dibuahi oleh sperma yang dihasilkan hewan jantan. Pembuahan dapat terjadi di dalam tubuh (internal) dan pembuahan di luar tubuh (ekternal). (2) Beranak (vivipar), yang dimaksud dengan perkembangbiakan hewan dengan cara melahirkan disebut vivipar. Kucing, sapi, dan harimau adalah contoh hewan yang berkembangbiak dengan cara melahirkan. Hewan-hewan ini termasuk kelompok hewan mamalia karena menyusui anaknya. Ada juga hewan air yang berkembangbiak dengan cara melahirkan misalnya paus.

Sebenarnya hewan yang melahirkan juga menghasilkan telur. Telur tersebut tidak dibungkus oleh cangkang dan tidak dikeluarkandari tubuh, saat terjadi perkawinan, sperma hewan jantan akan membuahi telur di rahim hewan betina.

Telur yang sudah dibuahi disebut zigot. Zigot akan tumbuh menjadi calon individu baru (embrio). Selama itulah hewan betina mengalami mengandung. Setiap jenis hewan mengalami kehamilan yang berbeda-beda. Setelah dilahirkan iduk, bayi hewan tersebut akan menyusu pada induknya.

Jenis perkembangbiakan hewan yang ketiga adalah bertelur-beranak (ovovivipar). Perkembangbiakan bertelur-melahirkan disenut ovovivipar. Hewan betina yang berkembangbiak dengan cara ini juga akan mengeluarkan telur dari tubuhnya. Akan tetapi telur yang dikeluarkan sudah tumbuh menjadi embrio. Perkembangbiakan ovovivipar diawali dengan bertelurnya hewan betina dalam tubuh. Telur tersebut akan dibuahi sel sperma yang dihasilkan oleh hewan jantan. Hal ini disebut pembuahan.

Pembuahan yang menghasilkan zigot akan tumbuh menjadi embrio didalam telur. Embrio tersebut akan menetas di dalam tubuh hewan betina. Selanjutnya calon bayi itu dikeluarkan dari dalam tubuh hewan betina seperti proses melahirkan. Reptil seperti ular boa dan kadal berkembangbiak dengan cara ovovivipar.


Isi Riview

Di dalam buku ini penulis menjelaskan jenis-jenis perkembangbiakan pada hewan beserta contoh hewannya. Ada tiga jenis perkembangbiakan pada hewan yaitu (1) bertelur (ovipar) contoh hewannya ayam, kura-kura dan burung. Jenis perkembangbiakan hewan yang kedua adalah beranak (ovovivipar), contoh hewan yang berkembangbiak dengan beranak diantaranya: sapi, kambing, harimau, dan kuda. Jenis Perkembangbiakan hewan yang ketiga adalah bertelur-beranak (ovovivipar) contoh hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur-beranak diantaranya adalah ular dan kadal.


Kesimpulan dan Penutup

Kelebihan        :

1.      Buku sangat full color, anak akan sangat tertarik untuk membaca karena disertai oleh gambar hewan yang berkembangbiak;

2.      Cerita disajikan dengan gaya penulisan dan bahasa yang ringan dan mudah dicerna oleh anak;

3.      Terdapat banyak kata-kata yang berkaitan dengan pembelajaran SD Kelas atas, sehingga isi buku ini berhubungan  dengan pembelajaran tematik;

4.      Halaman yang tidak terlalu banyak, sehingga memungkinkan membacanya tidak lama dan selesai dalam sekali duduk;


Kekurangan     :
1.      Buku ini kurang memerikan contoh-contoh hewan (hewan yang dicontohkan kurang banyak) yang dapat memungkinkan siswa hanya bisa memberikan contoh sesuai yang terdapat di dalam buku;


      Manfaat
    Setelah membaca buku ini banyak sekali manfaat yang dapat diambil, diantaranya: kita menambah pengetahuan dan wawasan tentang cara perkembangbiakan hewan, sehingga kita bisa melakukan pelestarian jenis terhadap hewan tersebut.


Saran              :

1.      Teruslah berkarya ya Pak, biar anak Indonesia lebih banyak memperoleh pengetahuan, wawasan dan keterampilan dalam memperkembangbikan hewan dan melestarikannya.

Sumber Buku  :

https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampi1/Cara-Perkembangbiakan-Hewan-2016/story_html5.html




Ini Review dengan Text to Speech, disini

Komentar